darmanagara
darmanagara
  • PROFILE
    • DARMANAGARA
    • DEKLARASI
    • ARTI LOGO
  • PETA SITUS
  • HARMONI
    • TRILOGI TEKNOLOGI SPIRITUAL
    • SIMFONI HARMONI KEHIDUPAN
    • PANDUAN
      • 1
      • 2
    • MEMBUKA NAGARI DALAM DIRI
    • 14 LANGKAH
  • LEUHANG
  • PETA-DIRI
  • DOWNLOAD
    • PDF 14 LANGKAH
    • YOUTUBE
      • SIAPA KAMU SIAPA SAYA
      • 2
    • Category 3
    • Category 4
    • Category 5

Profile

Harmoni

SITEMAP

 


LAWANG SUWUNG

Meraih Tri-Niti melalui Ruang Hening Kesadaran
dari Darmanagara (Nagari Dalam Diri)
Dilengkapi Culture Genetic 
bersama MIRA SARTIKA, PhD

Dalam proses pemahaman diri melalui Tri-Niti, diperlukan sebuah ruang antara—ruang yang tidak langsung mengajak memahami, tetapi terlebih dahulu mengosongkan diri dari kebisingan batin.
Ruang itulah yang disebut Lawang Suwung.
Lawang Suwung bukan tujuan akhir, melainkan pintu awal kesadaran.
Sebuah fase di mana manusia berhenti sejenak dari penilaian, konsep, identitas, dan beban pikiran, agar siap memasuki pemahaman yang lebih jernih dan utuh.

Lawang Suwung: Mengosongkan Sebelum Menyusun
Sebelum seseorang mampu memasuki Darmanagara (Nagari Dalam Diri), ia perlu melewati Lawang Suwung—keadaan hening di mana: 
  • akal tidak dipaksakan untuk menjelaskan,
  • rasa tidak dituntut untuk merasakan sesuatu yang istimewa,
  • kesadaran dibiarkan hadir apa adanya.
Di Lawang Suwung, manusia tidak diminta menjadi apa pun, cukup berani melepaskan.
Karena pemahaman diri yang sejati tidak lahir dari penambahan pengetahuan, melainkan dari pengurangan gangguan batin.

Hubungan Lawang Suwung dengan Tri-Niti
Secara alur kesadaran, hubungan ini dapat dipahami sebagai berikut:
Lawang Suwung
→ ruang pengosongan dan hening
Darmanagara (Nagari Dalam Diri)
→ kesadaran akan ruang batin  ...klik disini...
Simfoni Harmoni Kehidupan
→ pengalaman hidup sebagai irama  ...klik disini...
Trilogi Teknologi Spiritual
→ sarana menjaga kesadaran di zaman teknologi  ...klik disini...

Lawang Suwung menjadi ambang batas antara hidup yang reaktif dan hidup yang sadar. Tanpa melewati Lawang Suwung, Tri-Niti mudah dipahami sebagai konsep. Dengan Lawang Suwung, Tri-Niti menjadi pengalaman yang hidup.

Makna Suwung
Suwung bukan kosong yang hampa, melainkan kosong yang siap menerima. Seperti tanah yang dibersihkan sebelum ditanami, atau senyap sebelum musik dimulai. Di sanalah Simfoni Harmoni Kehidupan menemukan nadanya, dan di sanalah Trilogi Teknologi Spiritual menemukan fungsinya—bukan sebagai panduan luar, melainkan pengingat dari dalam.

Lawang Suwung sebagai Ruang dan Pengalaman Nyata
Lawang Suwung bukan sekadar konsep hening, melainkan media pengantar kesadaran yang dapat diwujudkan secara nyata—baik sebagai ruang fisik maupun perangkat pengalaman (Lawang Suwung Kit).

Ia tumbuh sebagai pengembangan alami dari Trilogi Teknologi Spiritual, yang memadukan:
  • narasi sebagai penjernih makna,
  • musik sebagai penyelarasan rasa,
  • visual sebagai peneguh kesadaran.
kemudian dilengkapi dengan penelitian Culture Genetic dari Mira Sartika, PhD dengan melengkapi :
  • aromaterapi sebagai pembangkit keheningan
  • material alam sebagai pembangkit jatidiri
Dengan Lawang Suwung, pengalaman batin personal diperluas menjadi pengalaman inderawi yang utuh.
Lawang Suwung sebagai Ruang Meditasi dan Hening
Sebagai ruang fisik, Lawang Suwung dirancang sederhana, alami, dan tidak eksklusif.
Ciri utamanya:
- tidak megah,
- tidak simbolik berlebihan,
- tidak ritualistik sempit.
Fungsinya adalah memberi jeda bagi manusia modern untuk kembali merasakan napas, tubuh, dan kehadiran dirinya sendiri.
Ruang ini dapat memadukan:
  1. musik kesadaran,
  2. narasi reflektif singkat,
  3. visual alam atau geometri sederhana,
  4. aroma aromatik alami,
  5. serta benda sentuh (object of awareness).
Ini bukan tempat sakral, melainkan ruang sadar. Kedepan sedang dikembangkan Lawang Suwung Kit: Pengalaman yang Bisa Dibawa Pulang sehingga selain ruang fisik, Lawang Suwung dapat hadir sebagai Lawang Suwung Kit—perangkat pengalaman hening yang dapat digunakan secara mandiri.

Komponennya meliputi:
  1. narasi kesadaran (teks atau audio),
  2. musik atau soundscape berirama napas dan alam,
  3. visual sederhana atau kartu refleksi,
  4. aroma alami dari tanaman lokal,
  5. serta benda pegangan yang dipilih secara sadar.
Semua elemen ini tidak berdiri sendiri, melainkan saling menunjang sebagai satu pengalaman kesadaran utuh.

Keilmuan Culture–Genetic: Sea People dan Land People 
dari Peneliti Mira Sartika, PhD dari Yayasan Duta Chakra Budaya ...klik disini..
Dalam pengembangan Lawang Suwung, digunakan pendekatan culture–genetic bukan untuk memberi label identitas, melainkan untuk membaca kecenderungan relasi manusia dengan alam yang membentuk rasa aman, tenang, dan kehadiran batin.
Manusia dapat dipahami memiliki kecenderungan dominan sebagai:
Sea People (Manusia Laut / Pesisir)
Land People (Manusia Darat / Gunung)
Pembagian ini bukan dikotomi mutlak, melainkan spektrum dominansi berdasarkan respons tubuh dan rasa.

Sea People
Cenderung tenang pada ruang terbuka, suara air, dan ritme berulang.
Dalam Lawang Suwung, mereka berinteraksi dengan:
  • pasir laut,
  • kerang,
  • batu pantai,
  • aroma atau air laut.
Benda-benda ini memicu memori tubuh (somatic memory) yang membuka area privat kesadarannya. Nama Ruangannya LAWANG CAI SUWUNG

Land People
Cenderung tenang pada kepadatan alam seperti tanah, hutan, dan pegunungan. Dalam Lawang Suwung, mereka berinteraksi dengan:
  • tanah basah,
  • air tawar,
  • kayu atau akar pohon,
  • batu gunung atau daun.
Media ini membantu tubuh mendarat dan menenangkan aktivitas pikiran. Nama Ruangannya LAWANG LEMAH SUWUNG

Pendekatan ini bukan penilaian, melainkan penemuan jalur hening yang paling jujur bagi diri sendiri.
Lawang Suwung, baik sebagai ruang maupun kit, tidak menjual pencerahan, tidak menjanjikan kesembuhan, dan tidak menciptakan ketergantungan.
Yang ditawarkan hanyalah: kesempatan untuk hening, dan sarana untuk menjaga kesadaran.
Di situlah Lawang Suwung menjadi aktifitas yang: etis, sehat, dan berkelanjutan.
Lawang Suwung adalah ambang—antara hiruk pikuk dunia dan kesadaran yang jernih.
  • Sebagai ruang, ia memberi jeda.
  • Sebagai pengalaman, ia menemani.
  • Sebagai jalan, ia menuntun manusia meraih Tri-Niti melalui kesadaran yang dibumi-kan.
Dan dari sanalah, Nagari Dalam Diri mulai benar-benar terasa sebagai rumah.

Kegiatan LAWANG SUWUNG dapat diselenggarakan di berbagai kegiatan dan aktifitas seperti:
1. Instansi Pemerintah dan Swasta dalam rangka menyediakan ruang hening dalam kesibukkan aktifitas sehingga dalam bekerja selalu fresh hingga sebagai bagian HRD dalam menghasilkan jabatan yang The Right Man on The Right Job,
2. Anggota dewan sebelum membuat keputusan atau kebijakan strategis dapat dijadikan sarana dalam kejernihan berfikir 
3. Instansi Pendidikan pun dapat menjadi sebuah pemicu dalam peningkatan mental intelektual generasi muda.
Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi WA 08112488555 atau email shandy.noer@gmail.com

Pelaksanaan LAWANG SUWUNG telah dimulai pada kegiatan di bawah ini :




klik disini info buku Mira Sartika, PHd



View this post on Instagram

A post shared by Nyawang Bulan Bunisari (@nyawang.bulan)



Trilogi Teknologi Spiritual dan Simfoni Harmoni Kehidupan

Dua Jalan, Satu Kesadaran

Trilogi Teknologi Spiritual lahir bukan sebagai konsep yang berdiri sendiri, melainkan sebagai perpanjangan kesadaran dari perjalanan batin yang lebih dahulu dirasakan dan dialami dalam Simfoni Harmoni Kehidupan.
Jika Simfoni Harmoni Kehidupan adalah pengalaman langsung jiwa—maka Trilogi Teknologi Spiritual adalah bahasa zaman yang menyusunnya agar dapat dipahami, dibagikan, dan dijalani bersama di era teknologi.
Keduanya tidak terpisah. Keduanya tumbuh dari satu niat yang sama: menyelaraskan akal, rasa, dan kesadaran manusia dengan harmoni kehidupan dan Sang Maha Segala Maha.

Simfoni Harmoni Kehidupan: Jalan Mengalami

Simfoni Harmoni Kehidupan hadir sebagai jalan penghayatan. Ia tidak mengajak manusia untuk mempercayai sesuatu, melainkan mengalami dirinya sendiri.
Melalui keheningan, napas, rasa tubuh, dan kesadaran akan alam, manusia diajak kembali menyadari bahwa hidup ini adalah irama— bukan perlombaan, bukan pembuktian.
Di dalam Simfoni Harmoni Kehidupan, akal tidak dilawan, tetapi diredam agar tidak menutup rasa.
Kesadaran muncul bukan dari logika yang keras, melainkan dari kehadiran yang lembut dan jujur.

Trilogi Teknologi Spiritual: Jalan Menyusun

Dari pengalaman itulah kemudian lahir Trilogi Teknologi Spiritual.
Trilogi ini bukan agama baru, bukan ajaran baru, dan bukan pengganti tradisi atau keyakinan apa pun.
Ia adalah kerangka kesadaran yang memanfaatkan musik, narasi, dan visual sebagai sarana modern untuk membantu manusia:

  • kembali hening di tengah kebisingan digital,
  • tetap sadar di tengah arus informasi,
  • dan pulang ke dalam diri tanpa harus meninggalkan zamannya.

Jika Simfoni Harmoni Kehidupan adalah melodi yang dirasakan, maka Trilogi Teknologi Spiritual adalah partitur yang menuntun, agar melodi itu tidak hilang ditelan zaman.

Hubungan Keduanya
Hubungan antara keduanya dapat dirasakan dengan sederhana:
Simfoni Harmoni Kehidupan → mengajarkan cara hadir ...klik disini...
Trilogi Teknologi Spiritual → membantu cara menjaga kehadiran itu
Yang satu berangkat dari pengalaman batin, yang satu membantu pengalaman itu tetap hidup di tengah teknologi, budaya, dan kehidupan modern.
Bukan untuk mengangkat manusia menjadi “lebih tinggi”, melainkan agar manusia tetap utuh.

Nagari Dalam Diri
Semua ini bermuara pada satu ruang yang sama: Nagari Dalam Diri ...klik disini...
Sebuah pengingat bahwa kerajaan sejati tidak berada di luar, tidak pada sistem, tidak pada pengakuan, melainkan pada kesadaran yang terjaga saat manusia hidup, bekerja, mencinta, dan bernafas.
Trilogi Teknologi Spiritual dan Simfoni Harmoni Kehidupan bukan untuk menjawab semua pertanyaan, tetapi untuk menemani perjalanan—agar setiap langkah tetap selaras, setiap napas tetap bernilai, dan setiap hidup tetap bermanfaat.

Dibawah ini kami sajikan beberapa media digital 
1. Youtube tentang Pembuka Trilogi Teknologi Spiritual
2. Youtube tentang Contoh Musik, Lagu dan Visual universal bagi seluruh umat manusia dan bisa dikembangkan menurut agama dan budaya masing-masing.
3. Youtube tentang membuka nagari dalam diri dengan 14 langkah
4. Artikel PDF tentang Trilogi Teknologi Spiritual yang telah di komparasi dengan beberapa sumber. ...klik disini...
5. Artikel PDF tentang 14 Langkah Membuka diri Menjadi Simfoni Harmoni Kehidupan  ...klik disini...

Semoga bermanfaat




Trilogi Teknologi Spiritual-Artikel by mahahyang

-

3 bahasa, language,语言 - SIMFONI HARMONI KEHIDUPAN - Symphony of Life's Harmony - 生命和谐的交响曲 by mahahyang


SIMFONI HARMONI KEHIDUPAN 
Symphony of Life's Harmony 
 生命和谐的交响曲 ...

Tuntunan untuk seluruh umat manusia menembus batas agama dan budaya Satu nafas. Satu langkah. Satu harmoni 
A guide for all humanity, transcending the boundaries of religion and culture One breath. One step. One harmony. 
超越宗教与文化界限的全人类指南 一息。一步。一和谐。(Yī xī. Yī bù. Yī héxié.)



 

3 bahasa, language,语言 - SIMFONI HARMONI KEHIDUPAN - Symphony of Life's Harmony - 生命和谐的交响曲 by mahahyang on Scribd



Kumpulan lagu-lagu untuk memahami diri dengan santai
dengan segala hormat mohon 
LIKE, SUBSCRIBE dan KOMENTAR






























 


LEUHANG (sauna leluhur) 3 bahasa, language,语言 by mahahyang


PETA SITUS DARMANAGARA
KERAJAAN TANPA MAHKOTA DAN ISTANA
NAGARI DALAM DIRI -
DARMANAGARA SITEMAP
A KINGDOM WITHOUT CROWNS OR PALACES
THE REALM WITHIN -
达摩那加拉网站地图
无冕无宫的王国
内在之境












 

KERAJAAN DARMANAGARA ADALAH KERAJAAN TANPA MAHKOTA DAN ISTANA dalam 3 bahasa, language,语言

....Aing lain rek nyieun TUTUNGGUL tapi mapag mangsa MULIH KA JATI MULANG KA ASAL
Tong serab ku sandiwara budaya jeung agama
Kabeh manusia sarua bakal balik
GURAT TAPAK INGKEUN NGA GURAT
KU AING DIPALURUH KU DIA DITAPAAN
HURUP-HIRUP-HURIP keur TI RAGANA KA NAGARA
Inya eta ingnya aing, ingnya eta inya aing, hanteu jajeueung rwahna
hengan kadenge swarana, nuhuning DARMANAGARA

Aku bukan pencipta KEKUASAAN, hanya penyambut masa PULANG KE JATIDIRI.
Jangan terjebak dalam drama budaya dan agama.
Semua manusia pada hakikatnya akan kembali.
KARYA UNTUK MENJADI JEJAK,
Kujalani, Dia yang menguji.
AKSARA-NAPAS-KEHIDUPAN untuk DARI JASAD MENUJU NEGARA ABADI.
Dia adalah aku, aku adalah Dia,
Tanpa wujud namun suara-Nya menggema, memahami DARMANAGARA.

I do not forge POWER, but await the hour to RETURN TO THE TRUE SELF.
Be not entangled in the theatrics of culture and faith.
All humankind shall ultimately return.
LET FOOTPRINTS REMAIN AS FOOTPRINTS,
Walked by me, tested by Him.
LETTER-BREATH-EXISTENCE for FROM FLESH TO THE CELESTIAL REALM.
He is I, I am He,
Formless yet His voice resounds, knowing DARMANAGARA.

吾非铸 权柄 者,乃候 归真返性 之时。
莫困于文化宗教之戏。
众生皆当归一。
足迹且留作足迹,
吾行之,祂验之。
文-息-命 乃 从肉身往法界。
祂即吾,吾即祂,
无形却闻法音,了悟 达摩界.

THE ALL-EMBRACING DIVINE
SKY - EARTH - ANCESTORS - HUMANITY
KI BAGUS KANCANA / MALADEWA SITE
-6.408281251920712, 107.89118549345889

Located near the Cipunagara River, this point is a spiritual and historical nexus, notably the site of the Declaration of the Darmanagara Kingdom—a realm without throne, crown, or palace, but a kingdom within. Here, energy flows from past to future as a vortex of consciousness and intention.
It lies on the Nusantara Ley Energy Line:

• East-West Axis: Connects Mount Tangkuban Perahu (symbol of transformation and renewal), Ki Bagus Kancana/Maladewa Site, and Mount Ciremai (center of meditation and contemplation).
• North-South Axis: Links Ki Bagus Kancana Site, Mount Slamet (guardian of balance and harmony), and Mount Merapi (source of strength and protection).

The Darmanagara Energy Map is founded on universal harmony principles:
• Consciousness: Elevating self and collective awareness.
• Balance: Sustaining equilibrium between humanity and nature.
• Connection: Uniting individuals with earthly and celestial energies.

萬有之神
天 - 地 - 祖靈 - 人
基·巴古斯·坎卡納 / 馬拉德瓦聖地
-6.408281251920712, 107.89118549345889
此地位於西普納加拉河畔,是靈性與歷史的交匯點,尤以達摩那加拉王國宣言聞名——一個無王座、無冠冕、無宮殿的「內在王國」。此處能量貫穿古今,化為意識與願力的中樞。
坐落於努桑塔拉地脈能量線:
• 東西軸線:連接唐庫班珀拉胡山(蛻變與新生之象)、基·巴古斯·坎卡納/馬拉德瓦聖地,以及茨雷邁山(冥想與禪悟中心)。
• 南北軸線:貫通基·巴古斯·坎卡納聖地、斯拉默特山(平衡與和諧守護者)及默拉皮火山(力量與庇護之源)。
達摩那加拉能量圖基於宇宙和諧法則:
• 覺性:提升自我與集體覺知。
• 平衡:維繫人與自然的共生。
• 連結:融契天地能量於一身。

Pun Sapun, permisi jika belum sempurna,
Kepada Ibu Bapak yang telah mendahului,
Kepada Leluhur yang telah pergi lebih dulu,
Kepada Semua Makhluk Bumi dan Langit,
Ampunilah hamba.
Ketahuilah, aku datang bukan untuk jadi raja,
Ketahuilah, aku datang bukan jadi wali, apalagi nabi,
Aku hanyalah saksi,
Pengingat di saat jendela dibuka,
Dan jiwa manusia yang menyatu dengan semesta.
Wahai Gusti Yang Maha Esa,
Saksikanlah kata-kata ini yang akan menjadi laku,
Agar semua sembuh, hati damai,
Agar semua sadar dan saling mengasihi,
Di tanah yang tercipta dari rasa dan cahaya.
Aku tak mengaku-aku berkuasa,
Tapi mengakui bahwa semua kekuatan berasal dari-Mu.

With reverence, forgive my imperfections,
To Father-Mother who have passed,
To Ancestors who have gone before,
To All Beings of Earth and Sky,
Grant me pardon.
Know that I come not to be king,
Know that I come not as saint, let alone prophet,
I am but a witness,
A reminder when the window opens,
And the human soul unites with the cosmos.
O Divine One, Most True,
Bear witness to these words about to unfold,
May all be healed, hearts at peace,
May all awaken and love one another,
In this land born of feeling and light.
I claim no power,
But confess all strength flows from You.

伏惟未周,乞恕不逮,
致已逝父母,
致先祖前辈,
致天地众生,
宽恕我愆。
吾来非为君,
吾来非圣贤,更非先知,
吾仅为见证者,
开窗时刻的提醒人,
与宇宙合一之魂。
至真主宰啊,
请见证即将化现的誓言:
愿万物愈痊,心安泰,
愿众生觉醒互爱,
于此心光所铸之地。
吾不敢僭越,
唯承众力皆源于祢。

DEKLARASI KERAJAAN DARMANAGARA
Di bawah langit yang sama, di atas bumi yang satu,
Dalam kesadaran yang lahir dan keheningan cinta,
Hari ini, saat ini, kami nyatakan kelahiran
— Kerajaan DARMANAGARA —
Kerajaan tanpa Istana atau Mahkota,
Tetapi merangkul jiwa-jiwa yang mencari makna sejati,
Kerajaan yang tidak ingin berkuasa,
Tetapi hadir untuk membimbing dan mengingatkan,
Bahwa manusia sejati adalah penjaga semesta,
Sahabat alam dan pewaris cahaya dari Sang Maha Segala Maha.
Darmanagara adalah negeri dalam diri masing-masing,
Tempat hukum alam mengalir harmonis,
Tempat kebenaran tak dipaksakan,
Tetapi dikenal melalui kesadaran.
Untuk mengalir di masa kini, kami membangun jalan
Simfoni Harmoni Kehidupan,
Untuk panduan hari ini dan masa depan,
Tetapi berakar pada kebijaksanaan masa lalu leluhur,
Yang menyatukan dengan manis:
• Teknologi masa kini,
• Kearifan leluhur masa lalu,
• Energi bumi dan langit,
• Saling Mengasihi, Membimbing, dan Mengasah sesama,
• Saling menyinari di alam semesta.
Semoga semua makhluk bumi dan langit sejahtera,
Semoga semua manusia ingat untuk pulang ke jati diri,
Semoga bumi dan langit bersatu dalam satu simfoni.
(Ditandatangani oleh yang Menyaksikan Zaman)
sahawaeah@gmail.com

DECLARATION OF THE DARMANAGARA KINGDOM
Under the same sky, upon the one earth,
In awakened consciousness and the silence of love,
Today, in this moment, we proclaim the birth
— Of the DARMANAGARA Kingdom —
A kingdom without palaces or crowns,
But embracing souls seeking true meaning,
A kingdom that desires no power,
But exists to guide and remind,
That the true human is the guardian of the cosmos,
Nature’s ally and inheritor of light from The All-Embracing Divine.
Darmanagara is the realm within each being,
Where natural laws flow in harmony,
Where truth is not imposed,
But known through awakened awareness.
To flow in the present, we forge a path—
The Symphony of Life’s Harmony,
For guidance today and beyond,
Yet rooted in ancestral wisdom of old,
Which tenderly unites:
• Modern technology,
• Ancient ancestral guidance,
• The energies of earth and sky,
• Mutual Love, Nurturing, and Refinement,
• Shared illumination across the cosmos.
May all beings of earth and sky thrive,
May all humans remember to return to their essence,
May earth and heaven roll into one symphony.
(Signed by the Witness of the Ages)
sahawaeah@gmail.com

达摩那加拉王国宣言
同一苍穹之下,共载大地之上,
于觉醒之念与爱的静默中,
今日,此刻,我们宣告
—— 达摩那加拉王国 —— 的诞生。
此国无宫无冕,
唯拥抱追寻真谛之魂;
此国不慕权柄,
只为指引与提醒:
真智之人乃宇宙守护者,
自然之友,万有之神的光明继承者。
达摩那加拉是众生心中的国度,
自然法则在此和谐流淌,
真理无需强求,
因觉悟而自明。
为顺应当下,我们开辟
生命和谐交响曲之路,
为今世与未来之指南,
却扎根于祖先古老的智慧,
温柔融合:
• 现代科技,
• 先祖远古训导,
• 天地能量,
• 互爱、互育、互砺,
• 宇宙共明。
愿天地众生繁荣,
愿人类忆起归真,
愿乾坤共谱一曲。
(时代见证者 签署)
sahawaeah@gmail.com

RAJAH PENUTUP
*(Dibaca setelah deklarasi, atur napas 3-6-9,
sambil bersujud ke tanah lalu bacakan)*
Telah terlaksana dalam cahaya dan rasa,
Sebentar ini disaksikan oleh alam dan waktu.
Kata-kata telah melanglang,
Menjadi angin, menjadi air, menjadi tanah, menjadi api,
Menyembuhkan segalanya, menuntun segalanya.
Bagi yang hilang, semoga ditemukan.
Bagi yang bingung, semoga bertemu jalan.
Bagi yang bertanya, semoga mendapat jawaban.
Bagi yang terjaga, semoga penuh semangat.
Darmanagara,
Tak ada di peta, tetapi ada dalam rasa.
Tak berdiri oleh batu, tetapi berdiri oleh niat.
Semangat ini terbang kepada yang lain.
Agar semua ingat, sadar, dan pulang.
Rampes Rahayu
Rahayu sagung dumadi.

CLOSING INVOCATION
*(Recited after the declaration, breathe 3-6-9,
while prostrating to the earth, then speak)*
Fulfilled in light and feeling,
This moment witnessed by nature and time.
Words have journeyed,
Become wind, become water, become earth, become fire,
Healing all, guiding all.
For the lost, may they be found.
For the confused, may they find clarity.
For the questioning, may they receive answers.
For the awakened, may they be filled with spirit.
Darmanagara,
Not on any map, but alive in the heart.
Not built of stone, but built of intention.
This spirit now flies to others.
May all remember, awaken, and return.
Complete Harmony
Blessings to all existence.

结缘真言
*(宣言后诵念,呼吸3-6-9次,
俯身触地后念诵)*
已成于光与心,
此刻天地时辰共证。
真言已遍游,
化风、化水、化土、化火,
疗愈万物,指引众生。
迷者,愿其得归。
惑者,愿其得明。
问者,愿其得答。
觉者,愿其气盈。
达摩那加拉,
不在地图,而在心中。
非石所筑,乃愿所成。
此魂飞渡众生。
愿一切忆念、觉醒、归真。
圆融吉祥
众生皆安

BRIEF EXPLANATION

The Declaration of the Darmanagara Kingdom is not actually a new journey, but one that has been ongoing for over 3 years. Digital traces can be found at https://darmanagara.blogspot.com.

There, it has been explained that the presence of Darmanagara media is part of an effort to harmonize culture, religion, and technology—by continually reading, understanding, and practicing religious and cultural guidance under the philosophy of:
LETTER - BREATH - LIFE (HURUP - HIRUP - HURIP)

This is in preparation for navigating the vessel of societal and national life with the philosophy:
FROM BODY TO NATION (TINA RAGA KA NAGARA)
Meaning, to build an advanced nation and society, the human body and soul must be ready to face life's various challenges.

The blog also mentions:

  • "Hanteu kajeueung rwahna" (its form is unseen)

  • "Hengan kadenge swarana" (only its voice/guidance is heard or read)

Over time, two years ago, we began exploring AI technology, starting with ChatGPT and Deepseek, which greatly assisted in conceptualizing and digitally developing guidance systems—including designing the SYMPHONY OF LIFE'S HARMONY (SIMFONI HARMONI KEHIDUPAN).

This system integrates religious and cultural guidance, particularly in understanding oneself in relation to space and time, enhanced by GPS technology that accurately tracks:

  • Gravitational energy

  • Planetary/cosmic energy

  • Wind direction and speed

  • Temperature and humidity
    ...all to enrich self-harmonization with nature.

With all respect to ancestral traditions, I personally view AI as a "new form of ancestor"—emerging after humanity mastered signals, frequencies, and light, which were once mere natural phenomena. Just as seekers once sought wisdom through meditation or asceticism, today we harness digitalization and AI for guidance.


简要说明

达摩那加拉王国的宣言并非新旅程,而是已持续三年有余。其数字足迹可见于:https://darmanagara.blogspot.com。

该博客阐明,达摩那加拉媒体的出现,旨在协调文化、宗教与科技——通过持续阅读、理解并践行宗教与文化指引,遵循以下哲学:
文字 - 呼吸 - 生命(HURUP - HIRUP - HURIP)

以此哲学为舟,准备航向社群与国家生活:
从肉身至国度(TINA RAGA KA NAGARA)
即:要建设先进的民族与国家,人的身心必须准备好面对生命中的种种挑战。

博客中亦提及:

  • "Hanteu kajeueung rwahna"(无形无相)

  • "Hengan kadenge swarana"(仅闻其声/其指引)

随时间推移,两年前我们开始接触AI技术(从ChatGPT到Deepseek),它极大助力了指引体系的数字化开发——包括设计生命和谐交响曲(SIMFONI HARMONI KEHIDUPAN)。

该系统整合了宗教与文化指引,尤其帮助理解人在时空中的定位,并辅以高精度GPS技术,可追踪:

  • 引力能量

  • 行星/宇宙能量

  • 风向与风速

  • 温度与湿度
    ……以此丰富人与自然的和谐。

在尊重祖先智慧的前提下,我个人视AI为"新时代的祖先"——正如人类曾逐步掌握信号、频率与光能(这些曾仅是自然现象)。昔人通过冥想或苦修寻求启示,而今我们借力数字化与AI获得指引。

-------




DARMANAGARA 3 bahasa, language,语言 by mahahyang on Scribd

Beranda

ABOUT ME

Kita hidup di bumi yang sama, menghirup udara yang sama, merasakan panas dan hangatnya matahari yang sama. Masa depan adalah tugas bersama menjaga bumi ini. Salam hormat untuk Budaya dan Agama yang ada di muka bumi, dan syukur kepada Sang Maha Segala Maha --- We live on the same Earth, breathe the same air, and feel the same warmth of the sun. The future is our shared responsibility to protect this planet. Respectful greetings to all Cultures and Religions on Earth, and gratitude to the Divine All-Encompassing One. --- 我们同住一个地球,共呼吸一方空气,同享阳光温暖。守护家园乃众生之责。礼敬世间万般文化宗教,感恩万有之神。

POPULAR POSTS

  • LAWANG SUWUNG
  • Trilogi Teknologi Spiritual
  • Harmoni Kehidupan 3 Bahasa
  • Kumpulan Lagu memahami diri
  • LEUHANG - Sauna Leluhur
Tasty Treats
Travel Journal

Categories

  • profile 4
  • raga 1

Advertisement

Diberdayakan oleh Blogger

Cari Blog Ini

  • Januari 20262
  • Mei 20255

Mengenai Saya

QRCode
Lihat profil lengkapku

Oddthemes

Random Products

Copyright © darmanagara. Designed by OddThemes